DOWNLOAD FREE BOOK HERE



DOWNLOAD (English) DOWNLOAD (Indonesia)

Total Downloaded Book : 7995

Nyuwun sewu Bapak Ibu saudara saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus, saya ingin membagikan pengalaman kesaksian saya mengenai kebenaran trinitas.

Nama saya: Johanes Sudarsiman.

Ceritanya pendek saya ketika saya diterangi oleh Roh Kudus mengenai Trinitas adalah sebuah konsep Tuhan YAHWEH untuk menyelamatkan umat manusia.

  1. Sesuatu yang ada pada awal mula

Pada awalnya yang ada hanya Roh Tuhan YAHWEH melayang diatas permukaan air (Kejadian: 1:2) dari firman ini disebutkan yang ada hanya Roh Tuhan YAHWEH (tunggal / singular) yang ada didunia pada awal mulanya belum ada yang disebut Putra, hanya Roh Allah saja, silahkan baca dalam King James Version OT: Genesis: 1:2 “And the earth was without form, and void; and darkness was upon the face of the deep. And the Spirit of God moved upon the face of the waters.

Tuhan yang disembah Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Daud, .  . . bangsa Israel Yang bernama YAHWEH (orang Kristen menyebut BAPA) seperti dalam Perjanjian Lama: Keluaran 3:13-15, Yehezkiel: 39:7, Mazmur 115:18, Mazmur 146:10, Mazmur 135:1, Mazmur 135:1, Yehezkiel: 39:25, Mazmur 135:13, dan dalam Perjanjian Lama tidak nampak Trinitas.

  1. Awal mula penciptaan Tuhan YAHWEH

Pada awal pertama Tuhan YAHWEH (Bapa) menciptakan Putra tunggal-Nya (Amsal 8: 22-36)

Tuhan YAHWEH telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.

Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, . . . . . . . (P.Lama  Amsal 8:22-36)

Dalam Amsal 8 ini jelas semuanya belum ada manusia dan bumi Tuhan YAHWEH menciptakan Putra Tunggal-NYA terlebih dahulu.

Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun. (P. Lama: Amsal: 3: 19-20)

Yang dimaksud dengan “Dengan hikmat TUHAN” dan kata “Nya “ disini adalah Putra-NYA yang diciptakan pada awal mulanya kebenaran dalam Amsal ditopang oleh firman dibawah ini.

Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita (I Korintus: 2:7)

Kata “hikmat Allah yang tersembunyi “ dan “telah disediakan Allah “ berarti Tuhan YAHWEH yang menyediakan Putra tunggal-NYA dan kata “sebelum dunia dijadikan” yang berarti pula mendukung kebenaran dalam Amsal 8:22-36, diatas.

Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." (Kisah Para Rasul: 2:36)

"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. (P. Lama: Yesaya: 43:10)

Kata-kata “bahwa Allah telah membuat Yesus” ini jelas sekali bahwa yang membuat Yesus adalah BAPA, bukan dari awal mula ada tapi Yesus dibuat oleh Allah dari Roh Kudus baca Lukas 1:35 dan Matius 1:18-20) juga dalam Yesaya: 43:10 kata-kata “Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi” kedua firman diatas sebuah bukti yang jelas sekali bahwa Putra dibuat atau dibentuk oleh BAPA.

Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. ( P. Baru: I Petrus: 1: 20)

Kata “Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan “ Siapa yang memilih dan siapa yang dipilih? Tentu saja yang memilih adalah BAPA yang dipilih adalah Putra tunggal-NYA dan yang memilih pasti lebih besar dari yang dipilih, dan silahkan baca dalam I Petrus: 2:4, P. Baru: Roma: 16:25, Yesaya: 28:16.

namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (P. Baru: I Korintus: 8:6)

Dalam firman I Korintus: 8:6 diatas “hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa” jadi tidak ada yang lainnya. Trinitas adalah sebuah konsep Tuhan YAHWEH (BAPA) untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa menuju pada kehidupan kekal, hal ini sangat berbeda dengan konsep ketuhanan, konsep ketuhanan adalah konsep yang ada pada awal mulanya yaitu Tuhan yang disembah oleh Abraham, Ishak, Yakub dan . . . .bangsa Israel yang bernama YAHWEH.

Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. (Yohanes 5:26-27)

Dari firman Yohanes 5:26-27 diatas perkataan “...demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri. ....” siapa yang memberi hidup dan siapa yang diberi hidup? Jelas dalam firman diatas yang memberi hidup tentu BAPA dan yang diberi hidup tentu Tuhan Yesus yang berarti pula bahwa BAPA yang menciptakan Putra-Nya terlebih dulu. Silahkan baca: Yesaya: 11:2, Amsal: 2:6, Efesus: 1:17, Yesaya: 33:6, Mazmur: 111:10, Amsal 4: 8, Pengkhotbah: 12:13-14, I Korintus: 1:30-31, I Raja Raja  3:28, II Tawarikh: 1:11-12, I Raja Raja  4:29, Amsal: 9:10, Ayub  5:13, Daniel: 5:1, I Korintus: 1:24,

Karena yang dipilih diciptakan-NYA maka yang menciptakan juga lebih besar dari yang diciptakan, kalau begitu kita menyembah BAPA saja daripada menyembah Tuhan Yesus, hal ini tidak mungkin karena ada firman yang berbunyi bahwa seseorang tidak bisa sampai kepada BAPA tanpa melewati Tuhan Yesus (Yohanes: 14:6) dari firman ini nampak bahwa Tuhan Yesus itu menjadi kekal adanya karena firman Matius: 28:18 dan Yohanes: 14:6.

  1. 3. Konsep Ketuhanan dalam Perjanjian Lama dan konsep Trinitas Perjanjian Baru

Trinitas yaitu konsep yang digunakan oleh Tuhan YAHWEH untuk menyelamatkan umat manusia, sedangkan konsep ketuhanan ada dalam Perjanjian Lama yaitu Tuhan yang disembah Abraham, Ishak, Yakub, . . .bangsa Israel yang bernama YAHWEH itu esa (one God), dengan demikian menurut penulis perlu membedakan antara konsep ketuhanan dan konsep keselamatan. Tuhan YAHWEH adalah Tuhan yang Tunggal karena DIA itu Esa, sedangkan konsep Trinitas ada pada Perjanjian Baru dan Tuhan Yesus sendiri yang berbicara:

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Matius 28:19)

jadi Trinitas bukan konsep ketuhanan tapi sebuah konsep yang dipakai oleh Tuhan YAHWEH untuk menyelamatkan umat manusia, jadi tanpa Tuhan Yesus manusia tidak akan sampai kepada BAPA disorga alias masuk neraka, karena Putra telah diberi kuasa disorga dan dibumi dan tidak ada seseorang sampai kepada Bapa tanpa melewati Tuhan Yesus maka Tuhan Yesus berkuasa atas manusia dan Tuhan YAHWEH berkuasa atas Tuhan Yesus, dan inilah tauhid orang kristen seperti dibawah ini, dan baca Yohanes: 14:6, 20:21, 14:20, 14:6, 15:10, 6:57; Lukas: 22:29; I Korintus: 11:3; Wahyu: 21:7; Ibrani: 2:10, 9:24; I Tesalonika: 1:10

Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah. (P. Baru: I Korintus: 3:23)

  1. Mengapa Bapa menciptakan Putra tunggal-Nya terlebih dahulu

Tuhan YAHWEH itu Esa dan Dia itu Maha Kudus (Ulangan: 6:4, Yesaya: 54:5, II Raja Raja: 19:22, Yehezkiel: 39:7, Matius 6: 9).

Karena manusia berdosa kehilangan kemuliaan Tuhan YAHWEH (Roma: 3:23), artinya manusia tidak bisa lagi melihat Tuhan karena manusia pasti akan mati demikian juga Tuhan tidak bisa melihat manusia kalau Tuhan melihat manusia, maka manusia pasti akan mati, inilah arti kekudusan Tuhan YAHWEH yang disembah bangsa Israel seperti dalam firman dibawah ini, Keluaran: 33: 2-3, Keluaran: 33: 5, Keluaran: 33:17-23, Imamat: 16:1-2, Matius: 5: 8.

Dengan kekudusan-NYA, sebagai hakekat-NYA, DIA tidak bisa didatangi oleh manusia yang berdosa dan DIA tidak bisa mendatangi manusia yang berdosa karena manusia pasti akan mati dengan demikian tuhan menjadi tauhid alias tidak dapat mendengar, tidak dapat melihat dan tidak bisa berbicara karena tidak bisa dihubungi dan diajak komunikasi oleh manusia, supaya Tuhan bisa diajak komunikasi oleh manusia maka Tuhan YAHWEH  menciptakan Putra tunggal-Nya dengan Roh Tuhan YAHWEH sendiri yaitu Roh Kudus (Matius 1:18-21) dan Putranya merupakan gambaran kemuliaan BAPA, baca juga Markus16:15-16, Yohanes 16:23-24, Yohanes: 15:7, Yohanes: 16:24, Yohanes: 16:23-24, Yohanes: 16:26,  melalui Putra-NYA yang turun kedunia inilah komunikasi BAPA dengan manusia, jadi Putra-NYA adalah gambaran kemuliaan Tuhan YAHWEH, karena kalau BAPA turun kedunia semua manusia akan mati, karena DIA Maha Tahu maka sebelum manusia diciptakan BAPA, maka terlebih dahulu  DIA sudah menciptakan Putra-NYA, karena kelak untuk menolong manusia berdosa (Yohanes: 3:16; 10:15 ), dengan menyembelih Putra tunggal-NYA dikayu salib ini merupakan kasih nyata BAPA akan manusia, baca Yohanes: 3:16-17.

  1. Yesus disebut Putra dan Yesus adalah Tuhan

Supaya Putra-Nya bisa menggambarkan Kemuliaan BAPA (Yohanes 14:9-10 ; 14:7) maka Putra-Nya diberi kuasa atau otoritas atas manusia yaitu: 

  1. Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” (Matius: 28:18)
  2. Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.” (Wahyu: 1:18)
  3. Tidak ada seorangpun sampai kepada Bapa tanpa melewati Aku” (Yohanes: 14:6; 10:25-30; 14:9-10 )
  4. Bapa telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,” (Yohanes: 5:22)
  5. Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati (II Timotius 4:1 Yohanes 5:22; Yohanes 5:27; P. Baru: Ibrani: 4:15; Yohanes 9:39)
  6. Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa " (Matius: 9:6; Kisah para rasul 13:39; Lukas 5:24-25; Yohanes 8:24)
  7. Aku dan Bapa adalah satu. " (Yohanes: 10:30)
  8. yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya (Matius: 12:18)

Berdasarkan bukti firman diatas pengertian Putra bukan dalam pengertian manusia yang beranak pinak tapi pengertian KUASA, atau otoritas BAPA yang diberikan kepada Anak, dan BAPA lebih besar dari Anak, jadi kalau kita berbicara mengenai Putra dalam arti ketuhanan, sama artinya kita berbicara mengenai  KUASA, bukan pengertian Tuhan beranak pinak, kalau tuhan tidak punya kuasa sebaiknya kita tinggalkan saja.

Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa. (I Korintus: 4:20)

Baca Yohanes14:28, Daniel: 7:13-14, I Korintus: 6: 14, P. Baru: I Korintus: 3:23, Matius: 9:8. Yesus disebut Tuhan karena Roh yang ada pada Yesus adalah Roh Kudus yaitu Roh yang berasal dari BAPA, jadi Roh yang ada pada Tuhan Yesus adalah  Roh Kudus bukan roh dari manusia seperti nabi-nabi inilah perbedaan Tuhan Yesus dengan nabi seperti firman dibawah ini.

. . ., ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. (P. Baru: Matius: 1:18), Baca juga Lukas: 1: 34-35, Yohanes: 20:17, Yohanes: 1:13-14

  1. Konsep keselamatan

Secara garis besar Trinitas itu kesatuan antara Bapa, Putra dan Roh Kudus kesatuan ini diikat dalam satu kesamaan Roh dimana Roh yang ada pada Tuhan Yesus adalah Roh Kudus yang berasal dari BPA. Konsep Trinitas inilah yang dipergunakan oleh BAPA untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan kematian yang menuju pada hidup yang kekal. Dalam Perjanjian Lama semua penebusan dosa menyucikan bait Tuhan menggunakan darah hewan yang dipotong dan darahnya dipercikan seperti ditulis dalam  Kejadian: 4:4, 8:20; Keluaran  29:36, 30:10, 12:23, 24:5-6I; mamat 17:11; 8:14-15, 9:3-4, 16:5, 16:11, 16:15; Ibrani 9:22; II Tawarikh  29:24; Ezra  6:17; Nehemia  10:33; Yehezkiel  40:39; Ibrani  13:11 semuanya dilakukan dengan penumpahan darah binatang. Tuhan YAHWEH bekerja dalam satu system yang tidak saling bertentangan dalam Perjanjian Baru pun penebusan dosa juga menggunakan darah, tapi darah yang digunakan adalah darah Putra-NYA bukan lagi darah hewan tapi darah Putranya sebagai dombah sembelihan Tuhan YAHWEH, karena awal mula Putra-NYA ada didalam kerajaan sorga dalam wujud Roh sama dengan wujud BAPA dalam Roh, sedangkan Roh tidak mempunyai darah supaya Roh mempunyai darah maka Putra-NYA diturunkan ke dunia dalam wujud manusia, dengan cara Roh Kudus itu dimasukan kedalam kandungan seorang perawan yang bernama Maria, dan Maria melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Yesus Matius 1:18-20; Yohanes: 3:13. Dengan demikian Roh Kudus sudah mempunyai wujud sama seperti manusia yang mempunyai daging dan darah, dengan darah Tuhan Yesus inilah dosa kita ditebus 100%, kalau Tuhan Yesus tidak turun sebagai manusia maka tidak ada penebusan dosa karena hukum Tuhan YAHWEH semua penebusan Dosa menggunakan darah.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Matius 28:19)

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.( Markus16: 16)

Dalam nama BAPA artinya Tuhan yang Kudus bernama YAHWEH yang disembah oleh Abraham, Ishak, Yakub, . . . bangsa Israel, dalam nama Anak (Yesus) artinya kita telah disucikan dan ditebus dosa-dosa kita oleh darah Tuhan Yesus dan didahi kita diberi tanda dengan tulisan nama Bapa dan Putra Wahyu 14:1, dalam Roh kudus artinya kita akan dibimbing oleh Roh menujuh pada seluruh kebenaran bahwa Yesus adalah Mesias (karena kuasa Bapa lebih besar dari Anak) dan Yesus adalah Tuhan (karena Rohnya sama) dan Roh Kudus akan bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah baca juga firman Kisah Para Rasul: 2:38, Yohanes: 3:4-8, I Petrus: 1:23, Efesus: 1:14, Roma 8:15-16, dan Roh Kudus akan membantu kita dalam segala kelemahan kita:

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan

kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. (P. Baru: Roma: 8:26-27)

Berdasarkan firman ini jelas sekali Trinitas adalah sebuah konsep dari Tuhan YAHWEH untuk menyelamatkan umat manusia, bukan sebuah konsep ketuhanan.

 

  1. Flowchart keselamatan

Berdasarkan firman yang telah dipaparkan didalam gambar bagan alir (flowchart) dibawah ini jelas sekali bahwa Trinitas adalah sebuah konsep keselamatan dari Tuhan YAHWEH untuk umat manusia dan bukan konsep ketuhanan, dan merupakan kesalahan besar theologia barat yang menganggap Trinitas adalah sebuah konsep ketuhanan, dan Tuhan Yesus sendiri berkata seperti dibawah ini.

Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.( P. Baru: Markus: 12:29)

  1. Kesalahan Theologia Barat

Hampir semua yang ada didalam Perjanjian Baru membicarakan mengenai keselamatan yang berasal dari darah Tuhan Yesus, jadi Tuhan Yesus diturunkan kedunia untuk menyelamatkan umat manusia, bukan sebuah konsep ketuhanan hal ini perlu dicermati sekali lagi, ini penting sekali supaya kita tidak diombang ambingkan oleh konsep Trinitas yang berasal dari dunia Barat yaitu dengan gambaran Tuhan ada ditengah-tengah dengan dikelilingi oleh BAPA, Putra dan Roh Kudus ini sebuah pemikiran yang diambil dari Perjanjian Baru dan dibawah masuk dengan paksa kedalam Perjanjian Lama kemudian menjadi konsep ketuhanan, ini adalah salah kapra yang membuat kerumitan dalam konsep ketuhanan yang Esa (one God) menjadi  Trinitas, jelas beda sekali antara konsep ketuhanan dalam Perjanjian Lama dengan Konsep Trinitas dalam Perjanjian Baru, kerumitan ini membuat migrasi iman, kalau kita dengan jujur dan keterbukaan pikiran mari kita mulai konsep ketuhanan dari Perjanjian Lama kemudian dibawah kedalam Perjanjian Baru, kita akan melihat dengan jelas bahwa dalam Perjanjian Lama adalah konsep ketuhanan yang disembah Abraham, Ishak dan Yakub adalah Tuhan Yang Esa (one God) sedangkan Putra (Yesus) diutus oleh BAPA didalam Perjanjian Baru mempunyai tujuan menyelamatkan umat manusia dari kematian yang disebabkan oleh dosa-dosa menuju hidup yang kekal.

 

  1. Keselamatan yang hakiki

Yang paling utama sekali didalam kitab suci adalah keselamatan untuk umat manusia, kalau kitab suci tidak ada keselamatan untuk apa diimani tinggalkan saja karena tidak punya kuasa keselamatan. Inti dalam Perjanjian Lama para nabi telah bernubuat bahwa akan datang seorang juruselamat yang akan menebus dosa-dosa manusia, nubuatan ini telah digenapi dengan kelahiran Tuhan Yesus sebagai juruselamat dunia. Untuk lebih jelasnya silahkan baca bab XVIII Kesimpulan Kebenaran Trinitas.

Dan kedatangan Tuhan Yesus didunia untuk menebus dosa dan menyelamatkan umat manusia dari dosa, jadi inti didalam Injil adalah berita keselamatan dari BAPA melalui darah Tuhan Yesus dari kematian-Nya dikayu salib.

Yang menjadi topik adalah misi keselamatan yang bagaimana?, karena banyak didunia ini  macam-macam  kepercayaan juga agama dengan berbagai macam nama juga mempunyai macam-macam konsep keselamatan, biasanya yang banyak adalah konsep keseimbangan timbangan dimana perbuatan baik dibandingkan dengan perbuatan jahat (dosa), sebagai contoh penulis menyoroti konsep keseimbangan timbangan karena banyak pemikiran yang bersandarkan pada konsep ini, dimana perbuatan baik ditimbang   lawan perbuatan jahat, berat yang mana?, jika berat perbuatan baik maka masuk sorga,  jika berat perbuatan kejahatan (dosa) lebih berat dari kebaikan (indulgensi = pahala) maka orang tersebuat akan masuk neraka, jika sama seimbangnya masuk kemana? Sulit untuk dijawab.

Dari awal Adam dan Hawa diciptakan sudah berbuat dosa, kemudian mempunyai anak Kain dan Habil, dan kain juga berbuat dosa dengan membunuh Habil adiknya, orang-orang zaman nabi Nuh juga berbuat dosa dengan dihukum dengan air bah, peristiwa Sodom dan Gomora dan Musa sendiri tidak bisa melihat tanah perjanjian karena bersungut-sungut kepada Tuhan, semua manusia berdosa, jika berdasarkan kebaikan vs kejahatan dapat dipastikan tidak ada seorangpun bisa masuk kerajaan sorga, dan tidak ada seorangpun yang dibenarkan menurut hukum Taurat Roma: 3: 27-28, Yohanes: 7:19, Galatia: 2: 16, seseorang dibenarkan karena iman didalam Tuhan Yesus: Galatia: 3: 11, 3:24, Kejadian: 15: 6, 3: 16-18; sehingga tanpa kasih BAPA lewat darah Tuhan Yesus manusia dapat dipastikan akan masuk kedalam neraka.

Yang menjadi pertanyaan penulis adalah jika kejahatan (dosa) ditimbang lawan kebaikan  (indulgensi = pahala) ini sulit sekali dibayangkan akan adanya kepastian masuk sorga atau masuk neraka, sebab tidak ada daftar dosa apa saja dan beratnya berapa, sehingga kita bisa menghitung dosa-dosa kita selama hidup, demikian juga tidak adanya daftar berat pahala (indulgensi), misalkan dosa: berjinah mempunyai berat =50 unit, menyembah berhala = 100 unit, mencuri = 20 unit dll; juga kebaikan atau pahala dalam: member makan seseorang mempunyai berat = 5 unit,  beribadah = 10 unit, menolong = 15 unit, berpuasa = 20 unit dll, dengan daftar semacam ini kita bisa memastikan dan menghitungnya kita masuk kedalam sorga atau ke neraka, karena tidak ada daftar dosa dan pahala inilah konsep ini akan menjadi kabur, dan siapa yang mempunyai daftar ini? Pastilah Tuhan yang maha kuasa, sehingga kepastian masuk sorga tergantung pada Tuhan, atau mudah-mudahan Tuhan memasukan kita kedalam sorga, artinya tidak ada kepastian yang jelas, alias mudah-mudahan.

Dalam konsep Trinitas ada kepastian yang jelas yaitu melalui iman didalam Tuhan Yesus, Markus:16:16 “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. “ konsep ini jelas sekali tidak memerlukan timbangan kebaikan vs kejahatan yang bersifat tidak tentu, jadi dalam keselamatan yang datang-NYA dari Tuhan YAHWEH ada kepastian hukum. Silahkan baca juga Matius: 10:22, 24:13; Kisah Para Rasul: 4:12, 5:31, 11:14, 16:30-31; Roma: 5:10, 5: 10-12, 10: 9-11; I Korintus: 15:2,  II Korintus: 2:15; Yohanes: 4:42, 10:9; Filipi: 1:19, 3:20; I Tesalonika: 5:9; II Tesalonika: 2:13.

 

Bagaiman jika orang yang meninggal sebelum mengenal dan mengetahui tentang adanya keselamatan dari Tuhan Yesus, misalkan zaman sebelum kelahiran Tuhan Yesus tapi sudah meninggal, seperti pada zaman Nuh atau pada zaman Abraham orang ini diadili dengan hukum apa? Kalau diadili dengan hukum Taurat pasti tidak ada orang yang dibenarkan, dan hukum Taurat ada pada zaman Musa, sedangkan orang-orang pada zaman Nuh dan Abraham belum ada hukum Taurat, jadi mereka harus diadili dengan hukum apa?  Kalau diadili dengan hukum Taurat berarti Tuhan tidak adil? Karena pada zaman Tuhan Yesus hanya diperlukan iman sedangkan hukum Taurat melakukan perintah-perintah Tuhan, adakah hukum-hukum lain yang bisa menjawabnya? Sampai saat ini penulis hanya bisa menjawab hanya ada didalam Injil Perjanjian Baru. Penulis yakin tidak ada kepercayaan yang bisa menjawabnya, kalau seseorang itu meninggal sebelum agama atau kepercayaan itu lahir atau sebelum kepercayaan atau agama itu berada didunia, dengan apakah merekah bisa diselamatkan, penulis yakin mereka akan menjawabnya dengan konsep keseimbangan timbangan.

Kondisi ini hanya bisa dijawab oleh Injil, karena didalam Injil ada sebuah keselamatan yang hakiki yang artinya: orang yang sudah mati sebelum Tuhan Yesus datang didunia, akan di Injili didalam alam baka karena mereka yang mati dan hancur adalah tubuh sedangkan jiwa dan rohnya tidak akan mati baca Matius: 10:28. Dan orang-orang yang mati sebelum Yesus datang ke dunia diinjili oleh Roh Kudus, seperti firman dibawah ini.

 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara,

yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. (P. Baru: I Petrus: 3: 18-20)

Dengan firman inilah keunggulan Injil Keselamatan dalam Perjanjian Baru yang penulis sebutkan dengan KESELAMATAN YANG HAKIKI karena keselamatan ini menyeluruh mulai manusia ada didunia sampai Injil datang, mereka ini semuanya diinjili diberitakan akan keselamatan yang datangnya dari Tuhan Yesus, dan konsep keselamatan yang hakiki inilah sebuah system kebenaran akan keselamatan yang menyeluruh, yang bersifat universal dalam seluruh periode waktu, dan keselamatan dari Tuhan Yesus bisa melompati periode waktu menuju zaman sebelum sebelum kelahiran Tuhan Yesus.

Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.

Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.  (P. Baru: Matius: 27: 50-53)

Dalam firman Matius: 27: 50-53 diatas adalah bukti bahwa orang mati akan dibangkitkan, dan ini benar-benar sudah terjadi, jadi firman yang ada didalam Alkitab tidak perlu diragukan lagi karena firman diatas sudah membuktikan kebenaran tentang orang yang sudah mati dapat dibangkitkan lagi, yang berarti bukti bahwa Tuhan yang disembah Abraham, Ishak, Yaku, Yusuf dan bangsa Israel adalah benar-benar “Tuhan Yang Menciptakan Langit dan Bumi”, HalleluYah, HalleluYah, HalleluYah amiiiiiin,  selama ini penulis belum pernah mendengar ada sebuah konsep keselamatan yang menyeluruh, jadi keselamatan satu-satunya hanya melalui Tuhan Yesus tidak ada yang lain. Dan penulis percaya tidak akan ada sebuah keselamatan dengan konsep yang menyeluruh seperti dalam Injil didalam  Perjanjian Baru.

Jadi kesimpulan dalam keselamatan Injil dimana keselamatan berasal dari iman bukan berdasarkan pada timbangan dosa vs pahala (indulgensi), juga keselamatan diberitakan melalui Roh Kudus kepada orang-orang yang mati sebelum kedatangan Tuhan Yesus, inilah yang penulis menyebut “Keselamatan yang Hakiki” yang tidak dimiliki oleh semua kepercayaan atu agama apapun kecuali di dalam Tuhan Yesus.

Gambar dibawah ini merupakan pemberitaan Injil Keselamatan secara universal

   Best Regard

    

 

Ir.Johanes Sudarsiman

  (from Indonesia)

 

 

 

Dearest Ladies, gentlemen, brothers and sisters in the Lord Jesus, I want to share experiences my testimony of the truth of the trinity.

My name: Johanes Sudarsiman

My short story when I was illuminated by the Holy Spirit about of the Trinity is a concept of God Yahweh to save mankind.

 

  1. Something that existed at the beginning

At first  there was exist only   the Spirit of the Lord Yahweh moved upon the s face of the waters (Genesis 1: 2) from God's word is mentioned that there is only the Spirit of the Lord Yahweh (singular) that exist in the world at the beginning no one has called the Son, only the Spirit of God only, please read the King James Version OT: Genesis: 1: 2  “And the earth was without form, and void; and darkness was upon the face of the deep. And the Spirit of God moved upon the face of the waters.

The God of Abraham, Isaac, Jacob, Moses, David,. , , Israel The named YAHWEH as in the Old Testament: Exodus 3: 13-15, Ezekiel 39: 7, Psalm 115: 18, Psalm 146: 10, Psalm 135: 1, Psalm 135: 1, Ezekiel 39:25, Psalms 135: 13, and in the Old Testament does not seem Trinity.

  1. Beginning of the creation of God YAHWEH

At the beginning of the first Lord Yahweh (Father) creates his only-begotten  Son (Proverbs 8: 22-36)

I was set up from everlasting, from the beginning, or ever the earth was.

When there were no depths, I was brought forth; when there were no fountains abounding with water. . . . .(OT” Proverbs: 8: 22-36)

In Proverbs 8 now clear all  there is no human and  the earth Lord YAHWEH first created His only-Begotten Son.

The LORD by wisdom hath founded the earth; by understanding hath he established the heavens.

By his knowledge the depths are broken up, and the clouds drop down the dew. .(OT” Proverbs: 3: 19-20)

What is meant by "The LORD by wisdom " and the word "he" here is the Son of His created at the beginning of truth in Proverbs is sustained by the word below.

But we speak the wisdom of God in a mystery, even the hidden wisdom, which God ordained before the world unto our glory: (NT: I Corinthians: 2: 7)

The word "hidden wisdom of God" and "has been prepared by God" means the Lord Yahweh providing His only-begotten Son.

Therefore let all the house of Israel know assuredly, that God hath made the same Jesus, whom ye have crucified, both Lord and Christ. (NT: Act: 2: 36)

43:10 Ye are my witnesses, saith the LORD, and my servant whom I have chosen: that ye may know and believe me, and understand that I am he: before me there was no God formed, neither shall there be after me.(OT: Isaiah: 43:10)

The words "that God has made Jesus" this is clear  that  Father made Lord Jesus, not from the beginning but Jesus was made by God from the Holy Spirit read Luke 1:35 and Matthew 1: 18-20) also in Isaiah: 43:10 the words "Before me there was no God formed, and after me there will be no more" both words above a clear proof that the Son was created or formed by the Father.

Who verily was foreordained before the foundation of the world, but was manifest in these last times for you, (NT: I Peter: 1: 20)

Said "Who verily was foreordained " Who would choose and who is chosen? Certainly the pick is chosen Father is His Son and choose definitely bigger than the chosen, and please read in New T.: I Peter 2: 4,  New T: Rome: 16:25, OT: Isaiah 28:16.

But to us there is but one God, the Father, of whom are all things, and we in him; and one Lord Jesus Christ, by whom are all things, and we by him. (NT: I Corinthians: 8: 6)

In the First I Corinthian word: 8: 6 above "there is only one God, is the Father" so there is no other. The Trinity is a concept of God (Father) to save mankind from sin to eternal life, this is very different from the concept of divinity, the concept of divinity is the concept that existed at the beginning of the God worshiped by Abraham, Isaac, Jacob and. . . Israelites named YAHWEH.

For as the Father hath life in himself; so hath he given to the Son to have life in himself; And hath given him authority to execute judgment also, because he is the Son of man. (NT: John: 5: 26-27)

Of the God's word John 5: 26-27 above the words "... so has he given to the Son to have life in himself. .... "Who gives life and who was given a life? Obviously in the God's word at the above who give the life off course the Father and who was given life off course the Son which means also that the Father who created the Son thus propping up the truth of the God's word of wisdom in Proverbs 8: 22-32, thus the system in divinity there are no conflicting one each other, all in parallel, because the God's word one each other to support each other

Although in Proverbs which is wisdom or wisdom is also a gift of God for understanding, wisdom, intelligence, wit, intellect, ingenuity, truth, justice and honesty are all derived from the Spirit of God or the Holy Spirit, please read:

Isaiah 11: 2, Proverbs: 2: 6, Eph: 1:17, Isaiah 33: 6, Psalms 111: 10, Proverbs 4: 8, Ecclesiastes: 12: 13-14, I Corinthians: 1: 30-31, I Kings 3:28 II Chronicles: 1: 11-12, I Kings 4:29, Proverbs: 9:10, Job 5:13, Daniel: 5: 1, I Corinthians: 1:24,

Because that the chosen His created  then creator also greater than that created, then we worship just the Father only rather than to worship the Lord Jesus, this is not possible because there's God's word that says that one can not come to the Father without passing through the Lord Jesus (P. New: John: 14: 6) from God's word that the word of the Lord Jesus it becomes eternal because the word of God  in Matthew: 28:18 and John: 14: 6, so if a person come to FATHER  must pass through the Lord Jesus because  all AUTHORIZATION FATHER has been given to the Lord Jesus, thus we worship the Lord Jesus is a truth that comes from the Father.

 

  1. The concept of Deity in the Old Testament and concept of the Trinity in New Testament

In the Old Testament concept of God there is only one God, that is the Yahweh God nothing else and do not know the three Gods in one person or three persons in one essence, or  that called Trinity. As the word of God in Genesis 1: 2 or in the King James Version OT: Genesis: 1: 2, in the beginning it is clear that the word above mengindikasihkan that God is One, while Son has not appeared clearly, only vaguely who there is only the Lord Yahweh like God's word above among other Exodus 3: 13-15, Ezekiel 39: 7, Psalm 115: 18, Ezekiel 39:25, Psalm 135: 13. And on the creation of man seems God is plural as in the word in Genesis 1: 26 as below

The Trinity is a concept used by YAHWEH God to save humanity, whereas the concept of deity is in the Old Testament, the God worshiped by Abraham, Isaac, Jacob. . The Israelites named YAHWEH are one God, thus according to the author it is necessary to distinguish between the concept of deity and the concept of salvation. God the  YAHWEH is a Single God because He is One, while the concept of the Trinity is in the New Testament and the Lord Jesus Himself speaks:

Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost: (OT: Mathew: 28:19)

So the Trinity is not a divine concept but a concept used by God YAHWEH to save mankind, so without God Jesus human beings will not get to the heavenly Father alias into hell, for the Son has been given the power of heaven and earth and no one comes to the Father without passing Lord Jesus then the Lord Jesus has power over man and Lord YHWH has power over the Lord Jesus, And this is the tawhid of Christians as below, and read John: 14: 6, 20:21, 14:20, 14: 6, 15:10, 6:57; Luke: 22:29; I Corinthians: 11: 3; Revelation: 21: 7; Hebrews: 2:10, 9:24; I Thessalonians: 1:10

And ye are Christ's; and Christ is God's. (NT: I Corinthians: 3: 23)

  1. Why did the Father created his only Son advance

Yahweh God is One and He is the Most Holy (Deuteronomy: 6: 4, Isaiah 54: 5, II Kings: 19:22, Ezekiel 39: 7, Matthew 6: 9).

Because sinful man lost the glory of the Lord Yahweh (Romans: 3:23), meaning that people can no longer see God as a human would have died so God could not see the man that God saw the humans will die. This is the meaning of God's holiness of  Yahweh as the Israelites worshiped in the word below, P. Lama: Exodus: 33: 2-3, P. Lama: Exodus: 33: 5, P. Lama: Exodus: 33: 17-23, P . Duration: Leviticus: 16: 1-2, Mathew : 5: 8

With his holiness he can not be approached by humans and he could not come to man because man would surely die thus god into monotheism (Tawheed) alias deaf, blind and mute because he could not be contacted and invited communications, so that God can be invited communication by humans, so God Yahweh created his only Son with the Spirit of the Lord Yahweh ie Holy Spirit (Matthew 1: 18-21), see also Mark 16: 15-16, John 16: 23-24, John: 15: 7, John: 16:24, John: 16: 23-24, John: 16:26, through  begotten His Son who coming down to earth this is the Lord Yahweh communication with humans, so His Son is a picture of the Lord Yahweh, because if Father down to earth all humans would die, He omniscient since before man was created by God Yahweh has created His Son first, and later to help the man of sin (John: 3:16; 10:15), by slaughtering his only Son on the cross is the true love of the Lord Yahweh will of man, read the New T. John: 3: 16-17.

  1. 5. Jesus is called the Son and Jesus is God

So that  His Son could describe the Glory of the Father (John 14: 9-10; 14: 7) then his Son given power or authority over the man, namely:

  1. saying, All power is given unto me in heaven and in earth. (Mathew: 28:18)
  2. I am alive for evermore, Amen; and have the keys of hell and of death. Revelation: 1: 18)
  3. ... the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me. (Johns: 14:610:25-30; 14:9-10)
  4. ....Father judgeth no man, but hath committed all judgment unto the Son: (John: 5:22)
  5. ...Jesus Christ, who shall judge the quick and the dead at his appearing and his kingdom; (II Timothy: 4: 1), John 5:22, 5:27, 9:39, 12:48 ,Hebrews: 4:15Mathew 19:28; Luke 22:30; Act 10:42; II Timothy 4:1)
  6. ...Son of man hath power on earth to forgive sins. . .(Mathew:9 :6, Act 13:39, Luke5:24-25, John 8:24)
  7. I and my Father are one. (John 10: 30)

h.. . . I will put my spirit upon him, and he shall shew judgment to the Gentiles.(Mathew 12:18)

Based on the proof of God's word above understanding  the deity of Son  is not  same with understanding of  human's being of son, but understanding about power or authority from Father who given the Son so when we speak about the Son in the sense of divinity is the Power or  AUTHORIZATION, if the god has no anything Power  better we leave it, and dont mention it again.

For the kingdom of God is not in word, but in power. (NT: I Corinthians: 4:20)

See also John 14:28,  Daniel 7: 13-14, I Corinthians: 6: 14, P. Corinthians: 3:23, Mathew: 9:8

Jesus referred to God because Spirit that is in Jesus is the Holy Spirit ie the Spirit come from Father, so the Spirit in the Lord Yesus is Holy Spirit not spirit of human like as prophets  this is difference between  Lord Yesus with the prophets like God's word below.

Now the birth of Jesus Christ was on this wise: When as his mother Mary was espoused to Joseph, before they came together, she was found with child of the Holy Ghost. .(Mathew 1: 18)

. . ., It turns out he contains from the Holy Spirit, before they live as husband and wife. (P. New: Matthew: 1:18), Read also Luke: 1: 34-35, John: 20:17, John: 1: 13-14

  1. The concept of salvation

Trinity is a concept of God Yahweh to save the human race is not the concept of divinity.

Broadly speaking Trinity is the unity between the Father, Son and Holy Spirit is tied unity in the Holy Spirit where the Spirit of the similarities that exist in the Lord Jesus is the Holy Spirit from the Father. The concept of the Trinity is what is used by the Lord Yahweh to save mankind from sin and death that leads to eternal life. In the Old Testament all penance purify the temple of God used the blood of animals slaughtered and its blood sprinkled as written in Genesis: 4: 4, 8:20; Exodus 29:36, 30:10, 12:23, 24: 5-6I; mamat 17:11; 8: 14-15, 9: 3-4, 16: 5, 16:11, 16:15; Hebrews 9:22; II Chronicles 29:24; Ezra 6:17; Nehemiah 10:33; Ezekiel 40:39; Hebrews 13:11

For the life of the flesh is in the blood: and I have given it to you upon the altar to make an atonement for your souls: for it is the blood that maketh an atonement for the soul. (OT: Laviticus: 17:11)

sedangkan Roh tidak mempunyai darah supaya Roh mempunyai darah maka Putra-NYA diturunkan ke dunia dalam wujud manusia, dengan cara Roh Kudus itu dimasukan kedalam kandungan seorang perawan yang bernama Maria, dan Maria melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Yesus Matius 1:18-20; Yohanes: 3:13. Dengan demikian Roh Kudus sudah mempunyai wujud sama seperti manusia yang mempunyai daging dan darah, dengan darah Tuhan Yesus yang mati dikayu salib inilah dosa kita ditebus 100%, kalau Tuhan Yesus tidak turun sebagai manusia maka tidak ada penebusan dosa karena hukum Tuhan YAHWEH semua penebusan Dosa menggunakan darah.

Because the lives of beings are in the blood and life is the intermediary of peace between God and man, and this concept is God's command. God YAHWEH works in a system that is not contradictory in the New Testament then penance also uses blood,

everything is done by the shedding of the blood of animals, Yahweh God works in a system that does not contradict the New Testament penance DIA also uses blood but the blood that is used is the blood of His Son is no longer the blood of animals but son as dombah sacrifices God Yahweh, since the beginning of His Son in the kingdom of heaven in the form of manifestation of the Spirit equal to the Father in the Spirit, but the blood used is His Son's blood is no longer the blood of animals but the blood of His Son as the spit of the slaughter of God and the life of His Son is the medium of reconciliation, because the beginning of His Son is in the kingdom of heaven in the form of the Spirit is the same as the FATHER in the Spirit ,

while Spirit has no blood so that the Spirit has the blood then the Son  descended to the world in human form Matthew 1: 18-20; John: 3:13 , Thus the Holy Spirit already has the same face as human beings who have flesh and blood, with the blood of the Lord Jesus this is our sin redeemed 100%, If Jesus did not come down as a human being there is no penance due to the law of the Lord Yahweh all redemption Sin using blood.

Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost: (NT: Mathew: 28:19)

He that believeth and is baptized shall be saved; but he that believeth not shall be damned. (NT: Mark:16: 16)

In the name of Father means the Holy God named Yahweh worshiped by Abraham, Isaac, Jacob. , , Israel, in the name of the Son means that we have been cleansed and redeemed our sins by the blood of the Lord Jesus and we didahi marked by writing the name of the Father and of the Son Revelation 14: 1, in the Spirit means that we will be guided by the Spirit towards the whole truth that Jesus is the Son (the power of the Father is greater than the Son) and Jesus is God (because his Spirit the same) and the Holy Spirit will testify that we are children of God also read Acts: 2:38, John: 3: 4-8, I Peter 1:23, Ephesians: 1:14, Romans 8: 15-16, based on these  words of God clearly Trinity is a concept of God Yahweh to save humanity, not a concept of Godhead.

For more details please download again as described in this book is more about the Spirit in man which is the basic foundation of the Christian faith there is also a picture of the Trinity in the sketch.

Likewise the Spirit also helpeth our infirmities: for we know not what we should pray for as we ought: but the Spirit itself maketh intercession for us with groanings which cannot be uttered.

And he that searcheth the hearts knoweth what is the mind of the Spirit, because he maketh intercession for the saints according to the will of God. (NT: P. Baru: Roma: 8: 26-27)

Based on this word it is clear that the Trinity is a concept from God YAHWEH to save mankind, not a divine concept.

 

  1. Errors Western Theology

Almost all of which is in the New Testament talks about salvation that comes from the blood of the Lord Jesus, so Jesus descended to earth to save mankind, not a concept of Godhead it needs to be examined once again, this is important so that we are not tossed about by the Trinity who came from the Western world is the image of God is in the midst surrounded by the Father, Son and Holy Spirit this is an thinking, consideration taken from the New Testament and under a forced entry into the Old Testament then becomes the concept of God, This is misguided that create complexity in the divinity of the One  God to be Trinity, a clear difference between the concept of Godhead in the Old Testament with the concept of the Trinity in the New Testament, This complexity makes the migration of faith, if we honestly and openness of mind let us start the concept of Godhead of the Old Testament into the New Testament then below, we will clearly see that the Old Testament is the concept of Godhead that is worshiped Abraham, Isaac and Jacob is the one God whereas the Son (Jesus) was sent by the Father in the New Testament has the goal of saving mankind from death caused by sin to eternal life.

 

  1. Flowchart of Salvation

Based on the God's words that have been presented in the drawing flowchart  below is clear that the Trinity is a concept of God YAHWEH's salvation for mankind and not the concept of Godhead, and is a great mistake western theology that considers the Trinity is a concept of Godhead, and the Lord Jesus himself said as below

And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord: (NT: Mark 12:29)

 

 

  1. The Essential of Salvation

The most important thing in the scriptures is salvation for mankind, if the scriptures do not have the concept of salvation for what the faith is abandoned because salvation is of the utmost importance. The core of the Old Testament prophets has prophesied that there will come a savior who will atone for the sins of mankind, This prophecy has been fulfilled with the birth of the Lord Jesus as the Savior of the world. For more details please read chapter XVIII Conclusion Truth Truth.

And the coming of the Lord Jesus in the world to atone for sin and save mankind from sin, so the gist of the Gospel is the salvation of the Father through the blood of the Lord Jesus from His death on the cross.

The topic is a safety mission what ?, Because many in this world various beliefs as well as religions with a variety of names also have a variety of concepts of salvation, usually a lot is the concept the equilibrium of weighing-machine  where good deeds compared with evil (sin), As an example the author highlights the concept of balance of scales because many thoughts rely on this concept, where Good deeds is weighed vs evil, which one more weight ?, If the weight of good deeds then go to heaven,  If the weight of a crime (sin) is heavier than good (indulgence = reward) then one will go to hell, If equally balanced where to go? It's hard to answer.

From the beginning Adam and Eve were made to sin, then had the children of Cain and Abel, and the fabric also sinned by killing Abel his younger brother, the people of Noah's day also sinned by being panishment with the flood, The events of Sodom and Gomorrah were condemned by God to bring down sulfur and fire upon Sodom and Gomorrah, And Moses himself could not see the promised land because it was murmuring to God, all mankind sinned, if base virtue vs evil can be certain no one can enter the kingdom of heaven, and no man is justified according to the Taurah law Rome: 3: 27-28, John: 7:19, Galatians: 2: 16, a person is justified by faith in the Lord Jesus: Galatians: 3: 11, 3:24, Genesis: 15: 6, 3: 16-18; So without the love of the FATHER through the blood of the Lord Jesus, humans can certainly enter into hell.

First the author's question is that if evil (sin) is weighed against the good (indulgence = reward) is very difficult to imagine the certainty of entering heaven, Because there is no list of sins whatsoever and how much weight, so that we can count our sins during life, likewise the absence of a list of gains of reward (indulgence), suppose sin: Adultery has weight = 50 units, idol worship = 100 units, steal = 20 units etc; with this kind of list we can be sure and count it we get into heaven or hell, because there is no list of sins and reward (indulgensi) that this concept will be vague, and who has this list? Surely the one who has only God Almighty, but God never shows the list to humans, How can man  count his sins or remember his sins, so hopefully God put us into heaven, meaning there is no clear certainty, aka hopefully.

In the concept of the Trinity there is a clear certainty that through faith in the Lord Jesus, Mark: 16: 16 “He that believeth and is baptized shall be saved; but he that believeth not shall be damned. this concept obviously does not require a scale of goodness vs. an evil that is indeterminate, so in His coming salvation from YAHWEH God there is a legal certainty. Please also read Matthew: 10:22, 24:13; Acts: 4:12, 5:31, 11:14, 16: 30-31; Romans: 5:10, 5: 10-12, 10: 9-11; I Corinthians: 15: 2, II Corinthians: 2:15; John: 4:42, 10: 9; Philippians: 1:19, 3:20; I Thessalonians: 5: 9; II Thessalonians: 2:13.

 

The second question is what if the person who died before recognize and knowing of the salvation of the Lord Jesus, Suppose the era before the birth of the Lord Jesus but someone died, an example in the days of Noah or in the time of Abraham then those people dieth, these people are judged by what law? If judged by the Taurah law surely no one is justified, and the law was in the days of Moses, , While the people of Noah and Abraham's time had not yet a Taurah  law, so they should be tried by what law? to be judged by the Law means that God is unjust? Because at the time of the Lord Jesus  only needed faith, while the law did the commandments of God, are there any other laws in the world that can answer them? Until now the writer can only answer that everything is in the New Testament Gospels. The author believes there is no belief, philosophy, doctrine or religion that can answer it, if a person dies before the religion or belief is born or before that belief or religion resides in the world, With whether they can be saved, if they will answer with the concept of balance of scales, for what the prophets came for if they did not bring change.

This condition can only be answered by the Gospel, because in the Gospel there is an essential salvation that which means: the one who died before the Lord Jesus came in the world, will be evangelized in the afterlife because those who are dead and destroyed are the body meanwhile the soul and spirit will not die. Matthew: 10:28. And those who died before Jesus came into the world were evangelized by the Holy Spirit, just like the God's words below.

For Christ also hath once suffered for sins, the just for the unjust, that he might bring us to God, being put to death in the flesh, but quickened by the Spirit:

By which also he went and preached unto the spirits in prison;

Which sometime were disobedient, when once the longsuffering of God waited in the days of Noah, while the ark was a preparing, wherein few, that is, eight souls were saved by water. (NT: I Peter: 3: 18-20)

It is with this word that the superiority of the New Testament Gospel of Salvation that the author mentions with "THE ESSENTIAL of SALVATION" Because the salvation is thorough from the beginning of man to the world until the gospel comes, they are all evangelized to be preached to the salvation that comes from the Lord Jesus, And this esscential concept of salvation is the truth of the system of completely salvation, Which is universal in all periods of time, and the salvation of the Lord Jesus can leapfrog the period of time to era the time before the birth of the Lord Jesus.

Jesus, when he had cried again with a loud voice, yielded up the ghost.

And, behold, the veil of the temple was rent in twain from the top to the bottom; and the earth did quake, and the rocks rent;

And the graves were opened; and many bodies of the saints which slept arose,

And came out of the graves after his resurrection, and went into the holy city, and appeared unto many. (NT: Mathew: 27: 50-53)

In the Words of Matthew: 27: 50-53 above is evidence that the dead are raised, and this has really happened, so the word is in the Bible no doubt again because the Word above has proved the truth about the dead who can be raised again, Which means proof that the God worshiped by Abraham, Isaac, Yaku, Joseph and the people of Israel is truly the "God Who Made the Heavens and the Earth", HalleluYah, HalleluYah, HalleluYah amiiiiiin, so far the author has never heard of a comprehensive salvation concept, so the only salvation is only through the Lord Jesus there is no other. And the author believes there will be no salvation with the whole concept as in the Gospels in the New Testament.

So the conclusion in salvation of the gospel where salvation comes from faith is not based on the scales of sin vs. reward (indulgence), also salvation is preached through the Holy Spirit to those who died before the coming of the Lord Jesus, this is what the author mentions “The Essential  of Salvation” which is not shared by any religion or religion except in the Lord Jesus.

The picture below is a universal proclamation of the Gospel of Salvation

      Best Regard

    

 

        Ir.Johanes Sudarsiman

(from Indonesia)